
Arsip publikasi Kabinet Satria Parivartana pada 19 Maret 2025. Isi dan konteks mengikuti waktu penerbitan; untuk jadwal atau prosedur terkini, periksa kanal resmi kampus dan postingan sumber.
Caption publikasi asli @ug_bemfti:
[RUU TNI: LANGKAH MUNDUR KE REZIM ORDE BARU?]
Revisi Undang-Undang TNI (RUU) menuai pro dan kontra. Perubahan dalam aturan ini berpotensi memperkuat peran militer dalam sektor sipil, namun juga memunculkan kekhawatiran akan mundurnya reformasi. Apabila RUU TNI disahkan, hal ini sangat bertentangan dengan amanat reformasi tentang menghilangkan Dwifungsi ABRI. Dengan ini, kami menolak RUU TNI karena dinilai bermasalah dan mengancam prinsip demokrasi serta supremasi sipil yang telah diperjuangkan sejak 1998. Jangan biarkan militer kembali berpolitik. Reformasi tidak untuk dikorbankan!
Apakah ini langkah strategis untuk pertahanan negara atau justru ancaman bagi supremasi sipil? militer profesional harus tetap berada dalam koridor demokrasi, bukan kembali ke panggung politik!
Suarakan pendapatmu! Apakah RUU ini membawa kemajuan atau kemunduran?
Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM FTI Universitas Gunadarma Kabinet Satria Parivartana "Satria FTI, Wujudkan Aksi!"